Cari Tahu Lebih Jauh Timeline Lorong Waktu Museum Kraton Solo

Lihat Timeline




Lorong Waktu Museum Kraton Solo

Foto_para_Raja.jpg

Mengunjungi Kraton Kasunanan Surakarta merupakan sebuah perjalanan mengamati serpihan sejarah yang disajikan secara nyata. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan disana, mulai dari menyusuri bangunan-bangunan tua, menyaksikan keunikan ragam budaya, berbincang dan merasakan keramahan para abdi dalem atau sekedar berkeliling kraton menggunakan Andong, transportasi khas tempo dulu. Bila ingin mengenal dan mempelajari sejarah perjalanan dari Kraton Kasunan Surakarta, maka Museum Kraton adalah tempat yang pas untuk dikunjungi di mana di tempat tersebut sejarah perjalanan kehidupan kraton terangkum menjadi satu.

Memasuki area museum maka pengunjung akan disambut bangunan besar yang terdiri dari beberapa bangsal dengan gaya arsitektur Jawa-Eropa dengan ciri khas pintu-pintu kayu yang berukuran besar. Koridor museum terasa begitu sejuk dalam naungan pohon-pohon besar yang tumbuh di halamannya.

Suasana_asri_di_pelataran_museum.jpg Suasana asri di pelataran museum

Sebuah perjalanan menelusuri waktu, dari sejarah panjang kehidupan dan budaya masyarakat Jawa melalui benda-benda peninggalan Kraton Kasunan Surakarta. Museum Kraton Kasunanan Surakarta bukan sekedar album kenangan dan memorabilia para raja, tetapi berisi sebuah rangkaian utuh yang menggambarkan setiap langkah perubahan peradaban dari era Mataram Kuno, era perang kemerdekaan sampai menjadi Kota Surakarta.

Melihat jauh lebih dalam, maka langkah kaki akan diajak untuk menapaki sejarah Kraton Kasunanan Surakarta dari era awal kerajaan yang tergambar melalui koleksi arca-arca pada zaman kerajaan Hindu dan beberapa fragment dari bebatuan candi di zaman itu. Tergambar juga bagaimana perkembangan seni dan budaya pada masa lalu yang diwakili oleh benda-benda perlengkapan seni tari, pewayangan, dan atribut-atribut ritual tradisi. Peninggalan sejarah pada masa perjuangan kemerdekaan, bisa terlihat pada benda-benda peralatan perang seperti meriam, perlengkapan kuda perang, senjata dan beberapa diorama untuk lebih memvisualisasikan keadaan di waktu itu. Museum tersebut juga menyimpan berbagai peralatan untuk kehidupan sehari-hari di dalam kraton terutama peralatan untuk melaksanakan ritual khas Kraton Kasunanan Surakararta, seperti alat memasak, kereta kencana, tandu, joli, guci, lesung dan dayung perahu.

Salah satu koleksi yang menjadi daya tarik utama adalah Canthik Rajamala. Perahu Rajamala adalah perahu tunggangan dari Sunan Paku Buwana IV yang digunakan oleh beliau untuk mengarungi sungai Bengawan Solo dalam rangka melamar putri Bupati Cakraningrat di Sumenep, Madura. Rajamala yang tersimpan di Museum hanya berupa hiasan kepala diujung perahu tersebut. Hiasan itu berbentuk kepala yaksa berwarna merah menyeramkan dengan hiasan rambut-rambut yang menggunakan rambut asli. Rajamala merupakan benda yang paling dikeramatkan di Museum Kraton Kasunanan Surakarta. Di depan patung kepala raksasa Rajamala tersebut, selalu tersaji dupa, kemenyan dan bunga setaman.

Rajamala___Koleksi_Museum_yang_paling_terkenal_dengan_mitos_kesakralannya.jpg Rajamala - koleksi Museum yang paling terkenal dengan mitos kesakralannya 

Gambaran sejarah masa lalu yang bisa menginspirasi untuk menata peradaban di masa mendatang, dipelajari langsung disini dan bukan hanya sebatas gambar di lembaran buku sejarah semata. Sayang sekali gambaran ini mulai pudar dan teracuhkan. Banyak artefak budaya yang tidak terawat, hilang atau rusak. Sebagian dari benda yang dipamerkan, dipajang tanpa informasi dan penjelasan yang lengkap. Dari hari ke hari, museum ini makin kehilangan fungsinya sebagai sarana pembelajaran sejarah sebuah peradaban. Kini tinggal bangunan tua yang sepi, ditemani benda-benda berdebu dengan aroma bunga sesaji serta wewangian dupa disana-sini. Museum Kraton Kasunanan Surakarta tidak hanya menyimpan benda tua, atau sekedar artefak seni budaya. Dalam benda-benda bersejarah yang ada di dalam museum tersebut, terkandung pembelajaran dan ilmu pengetahuan yang masih akan berguna bagi siapapun tanpa tersekati batas ruang dan waktu.

Salam Kratonpedia.

Arca_arca_dari_era_Mataram_Hindu.jpg Arca-arca dari era Mataram Hindu 

Peralatan_Dapur_khusus_untuk_upacara_upacara_Kraton.jpg  Peralatan dapur khusus untuk upacara-upacara Kraton 

Joli_dan_Tandu_untuk_perlengkapan_upacara_Kraton.jpg    Joli dan tandu untuk perlengkapan upacara Kraton 

Kereta_Kencana_buatan_tahun_1770.jpg   Kereta Kencana buatan tahun 1770

Patung_patung_koleksi_museum.jpg   Patung-patung koleksi museum 

Kereta_Jenazah___Pakubuwono_X.jpg   Kereta jenazah - Pakubuwono X 

Foto_foto_tua_dan_aneka_patung_menghiasi_sepanjang_koridor_museum.jpg   Foto-foto tua dan aneka patung menghiasi sepanjang koridor museum 

Pemandu_Wisata_memberikan_penjelasan_pada_pengunjung_museum.jpg   Pemandu wisata memberikan penjelasan pada pengunjung museum 

(Teks dan foto : Stefanus Ajie/Kratonpedia)





Stefanus Ajie
07 Dec 2012




Recent Articles

Arsitektur
Kabupaten Klaten
Kabupaten Klaten , terletak ditengah-tengah antara kota Solo dan Yogyakarta , merupakan jalur strategis yang pertumbuha


Arsitektur
Pasar Klewer
Pasar Klewer , pusat grosir batik Solo dan pasar tekstil yang mempunyai pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia dan


Tradisi
Pasar Gawok
Pasar Gawok , pasar tradisional ini terletak di Kabupaten Sukoharjo dengan keunikan adanya para pande besi yang membuat