Cari Tahu Lebih Jauh Timeline Petilasan Sumur Gemuling

Lihat Timeline




Petilasan Sumur Gemuling

8.jpg 

Ketika berkunjung ke Kota Pati, Punggawa kratonpedia berkesempatan untuk singgah di Sumur Gemuling di Dusun Bantengan, Trangkil, Pati, Jawa Tengah. Sumur ini merupakan salah satu petilasan sejarah Kabupaten Pati.

Sumur tersebut konon diriwayatkan sebagai tempat beristirahat Ki Dalang Soponyono pada saat melarikan Dewi Ruyung Wulan (Putri dari Adipati Carangsoko). Ki Dalang Soponyono adalah seorang dalang yang sangat terkenal pada saat itu terutama di kawasan Kadipaten Mojosemi, Bantengan, Carangsoko, Pesantenan, Paranggarudo dan sekitarnya, karena mampu membawakan karakter tokoh wayang dalam cerita Mahabarata dan Ramayana yang seolah - olah cerita itu hidup.

 7.jpg

Dalam legenda tersebut dikisahkan Ki Dalang Soponyono melarikan Dewi Ruyung Wulan pada saat tampil diperhelatan upacara pernikahannya dengan Raden Jasari (Putra dari Adipati Paranggarudo) karena paksaan untuk dijodohkan. Sebenarnya Dewi Ruyung Wulan lebih tertarik dengan sosok Ki Dalang Soponyono daripada calon suaminya, sehingga mereka berdua mengatur strategi dengan membuat lakon cerita dalam pementasan wayang yang mirip seperti kisah hidupnya yang berakhir sedih. Ketika tiba saatnya untuk tampil Ki Dalang Soponyono ditemani oleh dua orang adik perempuannya dan Dewi Ruyung Wulan sebagai waranggono.

Lalu pada saat waktu yang telah ditentukan Ki dalang Soponyono dengan kesaktiannya mematikan lampu minyak yang dipergunakan untuk penerangan dan membawa lari Dewi Ruyung Wulan beserta kedua orang adiknya. Kemudian pihak Kadipaten Paranggarudo-pun melakukan pengejaran yang dipimpin oleh Patih Singopati dan Yuyu Rumpung. Dalam pelariannya ke empat orang tadi sampailah di Dusun Bantengan, karena telah menempuh perjalanan yang cukup jauh merasa kehausan dan kelelahan, maka mereka-pun berhenti untuk beristirahat. Dan ditemuilah sebuah sumur di tempat tersebut, namun ketika Ki Dalang bermaksud mengambil air dari dalam sumur untuk diminum ternyata tidak terdapat timba (alat tradisional) untuk mengambil air dari dalam sumur. Kemudian Ki dalang Soponyono dengan kesaktian yang dimilikinya dan atas izin Tuhan Yang maha Esa maka sumur itu sanggup digulingkan sehingga airnya dapat mengalir untuk diminum.

10.jpg 

Sulit dibayangkan sumur yang berada di dalam perut bumi dapat digulingkan namun percaya atau tidak, itulah legenda yang telah beredar dari mulut ke mulut dan telah turun temurun di kalangan masyarakat sekitar Kota Pati. Saat ini kemiringan sumur tersebut tidak dapat dilihat sebagaimana yang telah dikisahkan karena sudah ditutup untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan dan letak sumur itu dipercaya berada dibawah pohon beringin yang tumbuh diatasnya.

Begitulah kisah singkat seputar keberadaan sumur Gemuling di daerah Pati, dan masih banyak lagi kisah lain yang belum tersaji, karena setiap kota di Nusantara ini selalu mempunyai keunikan dan kisahnya sendiri. Sampai bertemu di kota berikutnya. Salam kratonpedia.

5.jpg Suasana disekitar Sumur Gemuling 

4.jpg Sumur Gemuling oleh warga sekitar dipercaya berada di bawah pohon beringin  

2.jpg Sekarang Sumur Gemuling secara fisik telah ditutup

6.jpg Pendopo di Situs Sumur Gemuling

(Teks dan Foto : Yudhi Sulistyo/kratonpedia) 





Yudhi Sulistyo
21 Sep 2011




Recent Articles

Arsitektur
Kabupaten Klaten
Kabupaten Klaten , terletak ditengah-tengah antara kota Solo dan Yogyakarta , merupakan jalur strategis yang pertumbuha


Arsitektur
Pasar Klewer
Pasar Klewer , pusat grosir batik Solo dan pasar tekstil yang mempunyai pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia dan


Tradisi
Pasar Gawok
Pasar Gawok , pasar tradisional ini terletak di Kabupaten Sukoharjo dengan keunikan adanya para pande besi yang membuat